Halaman

Jumat, 21 Juni 2013

SAHABAT KECIL

Aku tulis syair ne untuk mu kawan
tentang kisah kita yang tak pernah luput dari ingatan
tentang canda tawa kita terkadang terdengar menggelegar

Motivasi dalam celoteh mu
masih terngiang dipusaran gendang telinga
kala ku mulai rapuh kau merangkul tubuh berlumuran keluh

ketika kita berpacu mengayuh sepeda
mengitari desa dalam hujan yang tak kunjung reda

Rindu-rindu mu kini tak lagi meronta
berubah menjadi buih-buih gelombang
perlahan mengikis tebing keangkuhan hati
sekedar ungkapan betapa aku merindukan mu kawan

Sabar tunggu rindu ku .!!!
esok atau lusa akan tiba saatnya
kita dipertemukan kembali dalam ruang waktu
saling merangkul bersama setumpuk cerita disela tawa

Guratan Pena : Ferdi andria



Tidak ada komentar:

Posting Komentar