Halaman

Rabu, 19 Juni 2013

LUKISAN PERASAAN

Kehadiran mu aku lukiskan dengan setangkai mawar
yang merekah indah ditaman gersang tandusnya perasaan
menghanyutkan aku dalam sejuta pesona semerbak aroma

Tapi kenapa kau ubah lukisan mawar nan anggun itu
menjadi panah yang busurnya menusuk relung hati yang tak terselami

sakit ketika terbangun dari mimpi
pandangan membuyar lukisan itu memudar
itulah object yang ditangkap oleh sepasang rentina
canvas yang aku tatap penuh dengan warna abu-abu tak menentu

titik keyakinan mati teracuni
aku hanyalah sebuah titian pengungsian
ketika langit hatimu diselimuti awan hitam

cerita gemuruh awan hitam
aku pahat menjadi potongan tongkat
agar kelak aku tak terjatuh pada lubang yang sama

ku lukiskan purnama merah
pada dinding kalbu nan membiru sebagai bentuk gambaran kekecewaan

 Guratan tinta :FERDI ANDRIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar