Halaman

Sabtu, 29 Maret 2014

Semua Pernah Kehilanganh Kehilangan

Dipintu pagi
Malam harus kehilangan Bulan     

Dipintu malam
Senja harus kehilangan Jingga

Dalam aliran arus
Air kehilangan  Kejernihan

Pada suatu musim
Siangpun  kehilangan Terik

Disuatu waktu Pelangi menjadi api
Kata sayang menjadi Boomerang, Tawa menjadi Duka

Sementara kita
Hanya mampu memeluk rasa
Tertunduk lesu mengengam mimpi

Mengapa ??
Ku mencoba bertanya
disaat terang dunia Qalbuku kau berlalu.


"Mungkin kehilangan adalah bagian dari kehidupan"


Guratan Pena : Ferdi Andria

Kamis, 27 Maret 2014

Demi Kebahagiaanmu

Kau tak perlu menghiraukan aku
Seseorang yang tersisih terbuang dijalinan kasih

Kau tak perlu memikirkan aku
Seseorang yang ditakdirkan terluka bersamamu

Aku memilih terjun kelembah ini
Jika lembah ini bermuara sunyi
Bertelagakan air mata, aku harus terima
Siapa yang mengaduk Dialah yang akan meneguk

Dirimu kuyakin bahagia
Dalam genggamannya
Untuk itu, aku relakan kepergianmu

Tersenyumlah untuk ku
Degan semua kebahagiaan mu
Tersenyumlah dalam genggamannya!!
Untuk seseorang yang telah mengorbankan
Segenap kebahagiaannya demi kebahagiaanmu

Dan seseorang itu adalah aku


Guratan Pena : Ferdi Andria


Jangan Kembali

Untuk yang telah berlalu, Jangan bisikan kata rindu
Untuk yang telah hilang, Jangan bisikan kata sayang
Untuk yang telah terluka, Jangan bisikan kata cinta

Karna akan terdengar berbeda
Ketika kau bisikan cinta pada telingga
yang pernah kau bisikan kata luka

ungkapan sesal
berpadu  dalam sendu
tenggelam bersama malam tak lagi  terhiraukan

menitikan air mata sepertinya  percuma
Hati yang telah kau hancurkan tak perlu kau indahkan

Terimalah kenyataan takdir !
Hilangnya pagi tak mungkin terulang

"Terbanglah kembali !!

Guratan Pena : Ferdi Andria

Senin, 24 Maret 2014

Bak Jendela Tak Berterali

Hilangkan semua keraguan
Perjalanan ini harus kita teruskan
Meski  hanya ada kita.Tampa Dia

Untuk apa berharap pada pagi
Jika hanya akan termaki oleh dingin

Waktu tak akan menunggu
Aku berjanji menemanimu dijalan ini
Sekalipun kita tertatih melewati tebing terjal

Kau tak perlu gentar Dik
Semua telah diatur pada garis tangan yang disebut Takdir
Beban yang berat untuk orang yang kuat

Jika tanda Tanya menghampiri mu
membawa setumpuk kebingungan

Tertawalah Dik !!
kau akan sedikit mengerti disini
dan mungkin hanya tertawalah yang mampu untuk kita mengerti

Guratan Pena : Ferdi Andria

Lebih Dari Mimpi

Biarkan malam bercerita
Tentang kelam yang kusam
Tentang dingin yang runyam

Tapi tidak dengan hati ini
Ia tetap bercerita tentang kemegahan cinta

Biarkan semua orang terpejam
Cumbui mimpi berbuih harapan

Tapi tidak dengan diri ini
Ia masih terjaga dalam pelukan cintamu nona

Aku tak lagi tergiur akan mimpi-mimpi
Karna bersamamu saat ini
Mewakili seribu mimpi yang aku miliki

Jika esok mereka terjaga
Bawa cerita pesona Peri khayangan

Tak usah risau cinta
Aku tak akan tergoda
Karna kau tak mungkin tergantikan



Guratan Pena : Ferdi Andria