Halaman

Senin, 24 Maret 2014

Bak Jendela Tak Berterali

Hilangkan semua keraguan
Perjalanan ini harus kita teruskan
Meski  hanya ada kita.Tampa Dia

Untuk apa berharap pada pagi
Jika hanya akan termaki oleh dingin

Waktu tak akan menunggu
Aku berjanji menemanimu dijalan ini
Sekalipun kita tertatih melewati tebing terjal

Kau tak perlu gentar Dik
Semua telah diatur pada garis tangan yang disebut Takdir
Beban yang berat untuk orang yang kuat

Jika tanda Tanya menghampiri mu
membawa setumpuk kebingungan

Tertawalah Dik !!
kau akan sedikit mengerti disini
dan mungkin hanya tertawalah yang mampu untuk kita mengerti

Guratan Pena : Ferdi Andria

1 komentar: